RANJANG PASIEN 2 CRANK ECHONOMIS RZ – 16 Rp 4.000.000



Rp. 4.000.000

Spesifikasi :

Jenis : Tempat Tidur Pasien
Model : Ranjang Echonomis 2 Crank / Engkol
Bahan Rangka : Steel with anti bacterial double powder coating Treatment
Ukuran Dimensi Luar Kardus : 210 x 96 x 50 cm
Ukuran Matras : 195 cm x 85 x 10cm
Head/Food Panel : Stainless dan Woods
Roda : 4 Buah Roda yang dilengkapi dengan 2 Rem
Guardraill : stainless
Keterangan tinggi : Back Rise : 0 – 75 derajat ketinggian     

                            Knee Rise : 0 - 40 Derajat
Tiang infus : 1 Buah
Lubang Tiang Infus : 2 Buah
Nw : 70 kg
Gw : 75 kg


Bonus : Matras dan Tiang Infus


Call CS : 021-96985799 , 081352532139 , 085779166676
PIN BB : 2B005304

Keterangan :
Dapatkan Potongan harga Segera...
Harga Sewaktu waktu dapat berubah


Tags : Ranjang Pasien | Tempat Tidur Rumah Sakit | Ranjang Rumah Sakit 2 Crank | Tempat Tidur Pasien Ekonomis | Ranjang Pasien Dua Crank | Tempat Tidur Pasien 2 Crank | Ranjang Rumah Sakit Type 2 Crank | Ranjang Pasien Murah | Tempat Tidur Rumah Sakit Harga Murah









Zona Ranjang News :

Gara-gara Celana Jins, Wanita Ini Masuk Rumah Sakit





Siapa yang tidak suka mengenakan skinny jeans? Bukan hanya soal tren, jins ini juga nyaman dan mengoptimalkan postur tubuh, terutama bagi mereka yang punya kaki jenjang.

Tapi, mengenakan skinny jeans yang terlalu ketat, bisa berakibat buruk.

Seperti yang terjadi pada seorang wanita di Australia. Dia sampai harus dilarikan ke rumah sakit dan dirawat selama 4 hari akibat jins yang terlalu ketat.

Dilansir Daily Mail, wanita yang tidak ingin disebutkan namanya itu, ditemukan terbaring tak berdaya oleh tim medis karena tidak bisa berdiri. Perawat kemudian harus memotong celana jins wanita tersebut karena betis si wanita membengkak dan dia sangat kesakitan.

Dokter yang menangani kasus tersebut mengatakan, wanita itu menderita compartement syndrome atau sindrom yang menyebabkan saraf dan ototnya cedera akibat terkungkung jins ketat.

Imbasnya, betis wanita tersebut membengkak dan menghambat peredaran darah ke pergelangan kaki, yang membuatnya lemas sehingga tidak bisa berdiri.

Kepada dokter, wanita itu mengatakan dia berjongkok lama menggunakan jins ketat karena membantu saudaranya pindah rumah.

“Sewaktu kita jongkok, otot-otot berkontraksi dan membuatnya lebih besar, menggunakan jins ketat akan menghambat pembesaran otot, yang pada imbasnya menghambat peredaran darah,” kata dokter dari Royal Adelaide Hospital.

Kasus ini merupakan kali pertama jins ketat menyebabkan pemakainya masuk rumah sakit. Saking uniknya, kasus ini didalami lebih lanjut oleh para ilmuwan dan dipublikasikan di Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry.


Sebelumnya, jins ketat dilaporkan berkaitan dengan kondisi yang disebut meralgia parasthetica atau otot betis yang terasa kebal akibat tekanan dari jins pada otot dan saraf kaki. Dikhawatirkan, jika digunakan terlalu sering, jins ketat bisa menyebabkan kerusakan permanen pada otot kaki dan paha.
Previous
Next Post »