TIANG INFUS PORTABEL KAKI 5 [TIP-02] Rp. 425.000




Rp. 425.000


Spesifikasi :

Jenis : TIANG INFUS PORTABLE KAKI 5
Model : KAKI 5
Bahan Rangka : STEEL PLAT
High low tiang : Adjusttable
Roda : 3 buah 2”



Call CS : 



Keterangan :
Dapatkan Potongan harga Segera...
Harga Sewaktu waktu dapat berubah


Tags : Tiang Infus Harga Murah | Tiang Infus Pekanbaru | Tiang Infus Dumai | Tiang Infus Jambi | Tiang Infus Sungai Penuh | Tiang Infus Palembang | Tiang Infus Lubuk Linggau | Tiang Infus Pagar Alam | Tiang Infus Prabumulih | Tiang Infus Bengkulu









Zona Ranjang News : 


Band RU+SAK Punya Tempat Jualan Album Yang Unik, di Mana Sih?




RU+SAK Band adalah salah satu band asal Probolinggo, Jawa Timur. Uniknya, band yang beranggotakan Manis (vokal), Amin (gitar), Dodo (kibor), Rio (gitar), Teguh (bass), Hendra (drum), Afa (perkusi), dan Yeye (tamborin) merupakan karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mohamad Saleh Probolinggo dari berbagai unit kerja seperti perawat, bagian administrasi sampai cleaning service.
Diproduseri Dr. Bambang Agus Suwigno, RU+SAK merilis album berjudul Suntik Cinta. Ia pun mengajak komedian Azis Gagap untuk ikut promo sekaligus menjadi bintang video klip lagu andalan mereka.

Dodo, sang kibordis, menjelaskan jika RU+SAK sudah terbentuk sekitar empat tahun silam. "Kita terbentuk udah lama, 12 Juli 2011. Kita udah eksis empat tahun yang lalu. Awalnya bukan Rusak namanya tapi Heart Maker Band. Awalnya saya sama Amin, terus kita cari teman-teman baru yang mempunyai hobi yang sama. Akhirnya ketemu yang sekarang ini," jelasnya saat ditemui di Pisa Cafe, Jakarta Selatan.

Dr. Agus pun punya alasan mengapa memilih nama RU+SAK sebagai nama band yang diproduserinya. "Nama Rusak singkatan Rumah Sakit. Kami nggak berpikir Rusak itu rusak beneran. Mudah-mudahan doa kita ini gak beneran jadi rusak," jelasnya.

Bahkan, sang produser bakal membebastugaskan anak buahnya saat sedang jalani promo seperti sekarang ini. "Kalau promo saya bebas tugaskan dan konsen ke promo saja," ungkapnya.

Lalu, siapa sih yang kebagian untuk bikin lirik dan aransemen? "Untuk lirik lagu kita ambil yang bahasa sehari-hari tidak ada kalimat yang terlalu sulit dicerna. Untuk aransemen kita konsepin bareng-bareng," jelas Amin, sang gitaris.


Ully Dalimunthe, music director RU+SAK, berani mencetak 5000 keping CD untuk album pertama mereka dan punya tempat jualan unik. "Kita jualin CD di Rumah Sakit. Kita pikir cara alternatif. Kemungkinan dengan cara itu bisa mendapatkan pasar terutama di Probolinggo dulu. Kita cetak pertama 5.000 copy. RBT (Ring Back Tone) dalam proses minggu ini selesai," tandasnya.


Previous
Next Post »